Senin, 24 November 2014

Garuda Indonesia menuju Maskapai Bertaraf Internasional

Garuda Indonesia merupakan salah satu maskapai penerbangan Indonesia dan menjadi pionir penerbangan berkonsep "full service airline". Semenjak Emirsyah Satar memimpin Garuda Indonesia tahun 2005, banyak gebrakan-gebrakan yang dilakukannya untuk menciptakan Garuda Indonesia sebagai maskapai terbaik Indonesia dan salah satu maskapai terbaik di dunia. Pada tahun 2006, maskapai ini memperoleh sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA) dari IATA, bahwa standar keselamatan yang diterapkan oleh Garuda Indonesia telah sesuai dengan standar keselamatan penerbangan internasional. Pada tahun 2009, Garuda Indonesia dicabut larangan terbang ke Eropa oleh Uni Eropa dan ditahun ini juga, Garuda Indonesia meluncurkan program "Quantum Leap". Beberapa program besar ini diantaranya re-branding pada logo perusahan dan meluncurkan seragam awak kabin yang baru.




Logo Garuda Indonesia yang baru (2009-sekarang|sumber: wikipedia.org)

Awak kabin Garuda CRJ-1000 (tahun 2013)

Selain itu, perusahaan juga me-revitalisasi armada yang sudah tua dengan mendatangkan pesawat baru, seperti Boeing 737-800 dan Airbus A330-200.


 Boeing 737-800, PK-GFH

Airbus A330-200, PK-GPS

Pada tahun 2012, Garuda Indonesia mendatangkan pesawat Bombardier CRJ-1000 NextGen. Selain itu, Garuda Indonesia juga menjadikan Balikpapan sebagai hub barunya yang ke-5. 

Bombardier CRJ-100 NextGen

Pada tanggal 29 Juni 2013, Garuda Indonesia resmi meluncurkan armada terbaru miliknya, Boeing 777-300ER yang dikenal handal dan efisien untuk rute jarak jauh. 9 Juli 2013, Jakarta-Jeddah vv merupakan rute pertama yang dilayani armada ini. Tanggal 25 November 2013, Garuda Indonesia meluncurkan sub-brand yang bernama "Explore" untuk ATR 72-600 dan "Explore Jet: untuk Bombardier CRJ-1000 NextGen yang bertujuan menghubungkan hub Garuda Indonesia menuju destinasi wisata yang bandaranya tidak bisa didarati pesawat besar, seperti Banyuwangi, Putussibau, Labuan Bajo, Ende, Berau.

Tanggal 5 Maret 2014, Garuda Indonesia resmi bergabung dengan SkyTeam sebagai anggota ke-20. Sejalan dengan itu, tanggal 30 Mei 2014, Garuda Indonesia membuka penerbangan non-stop Jakarta-Amsterdam yang merupakan penerbangan tercepat antara Indonesia dengan Eropa dengan waktu tempuh 14 jam 30 menit serta membuka rute Jakarta-London (Gatwick) via Amsterdam pada tanggal 8 September 2014 yang ditempuh selama 17 jam.

Sejalan dengan program "Quantum Leap" yang dijalankan Garuda Indonesia, berbagai penghargaan internasional pun didapatkan oleh Garuda Indonesia, diantaranya penghargaan dari SkyTrax "World's Best Regional Airline" di tahun 2012, "World's Best Ecomony Class" "Best Economy Class Airline Seat" di tahun 2013 dan "World's Best Airline Cabin Crew" di tahun 2014.

(sumber: garudaindonesia.com.sg)

 (sumber: worldairlineawards.com)

Ada cerita, teman liburan akhir tahun ke Surabaya naik Garuda Indonesia. Kebetulan ia dapat Tiket Pesawat Murah naik Garuda Indonesia ke Surabaya dengan harga 800 ribuan. Harga ini termasuk murah untuk maskapai sekelas Garuda Indonesia, karena setelah dicek di web-web maskapai lain, kebanyakan harga tiket yang dilepas untuk rute ke Surabaya sekitar 1 juta-an. Selain itu, dari Garuda Balikpapan juga mengadakan promo Tiket Pesawat Murah yang cukup berani, yaitu diskon potongan harga sebesar 25% untuk rute ke Jakarta, Surabaya dan Manado.

Sebenarnya saya belum pernah naik Garuda Indonesia, tapi setelah mendengar berbagai cerita dari teman dan nonton flight report di YouTube, saya suka dengan Garuda Indonesia karena pelayanan awak kabin, In-Flight Entertainment yang memiliki fitur beragam, seperti nonton film. Menu makanan yang ditawarkan juga beragam, selain makanan khas Indonesia, juga dihidangkan masakan luar negeri. Menurut saya, hanya Garuda Indonesia-lah yang berani menawarkan fasilitas selama penerbangan yang membuat para penumpang merasa seperti dirumah sendiri.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.